Yogyakarta – Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kendal melakukan kunjungan dan diskusi program bersama Majelis Pembinaan Kesjahteraan Sosial Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY pada Kamis, 7 Mei 2026 di Kantor PWM DIY. Pertemuan tersebut membahas program Biro Jodoh SAMARA yang dijalankan oleh MPKS PWM DIY.
Kunjungan tersebut dilaksanakan sebagai upaya MPKS PDM Kendal untuk mempelajari konsep serta pelaksanaan program Biro Jodoh SAMARA yang digagas oleh MPKS PWM DIY. Program tersebut dinilai memiliki peran dalam memfasilitasi generasi muda agar memperoleh pendampingan dan bekal dalam mempersiapkan kehidupan pernikahan.
Dalam diskusi tersebut, dibahas terkait fenomena sebagian kader muda Muhammadiyah yang belum menikah karena berbagai pertimbangan, seperti rasa takut maupun kekhawatiran terhadap kehidupan rumah tangga. Selain itu, turut disoroti terkait tingginya jumlah istri yang bekerja sebagai tenaga kerja wanita (TKW) di wilayah Kendal yang dinilai berdampak pada keharmonisan keluarga dan meningkatnya angka perceraian.

Melalui diskusi ini, MPKS PDM Kendal berupaya mengembangkan program serupa sebagai langkah preventif dan edukatif bagi generasi muda yang telah siap menikah. Program tersebut diharapkan tidak hanya menjadi sarana mempertemukan pasangan, tetapi juga memberikan pembekalan pranikah agar calon pasangan mampu mengusahakan keluarga yang Sakinah, mawaddah, dan warahmah.
Mulyanto, selaku koordinator Program Biro Jodoh SAMARA MPKS PWM DIY menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, pengembangan program di berbagai daerah menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat pelayanan sosial Muhammadiyah.
“Kami sangat senang dan bersyukur jika di Kendal bisa terlaksana dan berhasil,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, kedua pihak berharap terjalin kolaborasi yang berkelanjutan, tidak hanya program SAMARA, tetapi juga program layanan sosial Muammadiyah lainnya.

