Yogyakarta – Musyawarah Wilayah (Musywil) AmbulanMu ke-II diselenggarakan di Aula Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan pada Sabtu, 17 Mei 2026 bertepatan dengan 30 Zulkaidah 1447 H, mulai pukul 08.00 s/d 15.00 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh relawan dan pengurus AmbulanMu dari utusan Titik Layanan kelima daerah di Daerah Istimewa Yogyakarta, serta perwakilan FORPAM/FORSIKAMU tingkat daerah maupun wilayah. Sejumlah pimpinan Muhammadiyah turut hadir dalam kegiatan ini, termasuk Ketua PWM DIY, Dr. H. Muhammad Ikhwan Ahada, M.Ag dan Wakil Ketua MPKS PP Muhammadiyah, Dr. Ridwan Furqoni, S.Pd.I., M.P.I.
Selain sebagai forum pemilihan pengurus FORPAM/FORSIKAMU wilayah yang baru, Musywil kali ini juga menjadi momentum pembahasan arah pengembangan layanan AmbulanMu untuk periode kepengurusan 2026-2030. Isu strategis seperti penguatan sistem organisasi, peningkatan sumber daya manusia (SDM), hingga optimalisasi layanan berbasis digital turut serta dibahas sebagai bagian dari upaya merumuskan arah dan strategi ke depan.

Zainal Arifin, Ketua Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial, dalam sambutannya menyoroti pentingnya menjaga standar pelayanan serta kekompakan relawan dalam memberikan layanan kepada masyarakat.
“Karena kita ini adalah bagian dari etalase dakwahnya persyarikatan (Muhammadiyah), sehingga layanan itu harus kita jaga bareng-bareng,” jelasnya.
Berbagai pengembangan yang telah berjalan turut disampaikan dalam forum tersebut, di antaranya yakni pendataan dan pelaporan layanan berbasis aplikasi, yang ke depannya disebut akan terus dikembangkan dan dioptimalkan guna mempermudah koordinasi serta akses masyarakat terhadap layanan AmbulanMu.
Pelaksanaan Musyawarah Wilayah AmbulanMu ke-II kali ini juga sudah memanfaatkan sistem quick count dalam proses penghitungan suara sehingga hasil pemilihan dapat diketahui secara lebih cepat dan efisien.

Melalui Musywil AmbulanMu ke-II ini, diharapkan terbangunnya kepengurusan yang mampu memperkuat koodirnasi antarwilayah serta mendorong pelayanan AmbulanMu yang semakin profesional, terstandarisasi, dan adaptif terhadap perkembangan kebutuhan Masyarakat.
Foto: https://drive.google.com/drive/folders/1wQlY4c_jD4UkC7eki1j3fZl76G083fhU?usp=sharing

